A.
Nama
1.
Bizantium
yaitu nama dari pada pendiri kota tersebut
2.
Costantinopel
nama ibu kota kerajaan romawi
3.
Istanbul,
nama di daerah negara Turki
B.
Letak
Villa
itu terletak di pinggir jalan kawasan perbukitan camlica di Usbundar.
Selat
bosphorus yang memisahkan dua benua yaitu eropa dan asia
Jembatan
yang masih menghubungkan Asia dan Eropa pada waktu kini berwarna putih. Atap
gedung Haidar Pasha istana TOP Coffe, masjid aya shofia, masjid biru, menara
galata sekarang berwarna putih semua.
C.
Pendiri
Zaman
yunani kuno Byzas dari Megara Athena berniat mendirikan sebuah kota. Ia meminta
nasehat Orakel Dhelpi, semacam pendeta yang berkuasa di kuil Apollo di kota Dhelpi
yang terletak di gunung Parnasus. Bangsa yunani menyebut sebagai tata surya
dunia. Orakel Dhelpi memerintahkan Byzas untuk membangun kota “di depan si buta”.
Pelindung
Apollo memberi tahu Byzas “di depan si buta”. Byzas mengerti yang
dimaksud Orakel Dhelpi sebagai “si buta”. Sebab laut hitam dan laut Marmara
itu menghubungkannya. Lebih superior bila Byzas membuat sebuah kota yang
jaraknya tidak lebih dari ½ mil dari bosporus.
Byzas
mendirikan kota dan menamakan bizantium. Diambil dari namanya sendiri dan
mendirikan kalsedom yang terletak di bosporus sebagai ibu kota.
D.
Penguasa
1. Kaesar Octafianus Augustus
Kaesar Octafianus
Augustus, ia menjadi penguasa tunggal kekaesaran romawi mulai abad 27 SM – 14
M. Pada zamannya terjadi peperangan saudara. Augustus dapat mengakhiri perang
saudara yang berkepanjangan. Setelah itu ia menciptakan kedamaian,
kesejahteraan dan kemudahan bangsa romawi (waktu 41 th).
Kelahiran nabi Isa
Nabi Isa dilahirkan dan
diutus Allah akan menyampaikan Tauhid agar bangsa Israel dan Romawi menguasai
tanah Palestina yang hanya menyembah Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka ajarannya
disebut ajaran tauhid.
2.
Kaesar
tarjanus, berkuasa antara 98 – 111 M. (13 tahun)
Luas pemerintahannya kira-kira 6,5 juta KM2
dari ujung Armenia, babilonia, daratan inggris raya, dan seluruh daratan utara
afrika. Saat itu kota bizantium dalam kekuasaan romawi, para pengikut ajaran
tauhid yang tidak mau menyembah dewa dianggap pengkhianat. Bahkan tidak sedikit
yang dihukum mati. Sekelompok pemuda di kejar-kejar oleh rezim diktator
tarjanus dan bersembunyi di dalam sebuah goa yang di sebut ashabul kahfi.
Mereka tidur selama 309 tahun dan bangun kembali dari sejak kaesar tarjanus
sampai teodosius 2 (379 – 395 M).
3.
Masa kaesar Bansius
Niger
Bansius Niger melawan Septemus servius
Pada masa itu bizantium pecah menjadi dua,
bizantium mengalami kerusakan yang hebat. Namun segera di pulihkan dan dibangun
oleh septimius servirus.
4.
Kaesar
deolectianus, berkuasa 284 – 305 M. (21 tahun)
Tahun 285 M deolectianus membagi kekaesaran
romawi menjadi empat: Romawi barat utara, romawi barat selatan,
romawi timur utara, romawi timur selatan
5.
Kaesar
konstantinus I, berkuasa atas bizantium antara 306 – 337 M. (31 tahun)
Lokasi bizantium dibangun kembali menjadi Nova
Roma (Roma Baru) dan menjadi ganti dari bizantium. Konstantinus meresmikan
agama nasrani sebagai agama negara. Dan kaesar inilah yang mengangkat yesus
sebagai Tuhan. Pada masa tahun 325 M. Kaesar menghimpun 220 uskup. Konsili tersebut
memutuskan mengutuk faham tauhid. Dalam konsili ini ditetapkan ketuhanan yesus
dan diangkat sebagai tuhan oleh negara. Sejak itulah pengikut nabi Isa yang
masih murni dimusuhi negara.
6.
Kaesar
Flatius Teodosius yang Agung
Ialah kaesar romawi yang duduk di singgasana tahun
379 – 395 M. (16 tahun). Agama nasrani sebagai agama negara sempat
menghancurkan kuil-kuil serta tempat ibadah lain selain nasrani.
7.
Kaesar romawi
timur dan romawi barat
a.
Kaesar romawi
timur
b.
Kaesar romawi
barat
Kaesar
romawi timur berumur panjang, sedang romawi barat secara mengenaskan justru
runtuh oleh kaum oshtrogoth yang dipimpin oleh Odoaker pada tahun 476 M.
8.
Kaesar
romulus agustus, berkuasa kira – kira tahun 476 M.
Kelahiran
Nabi Muhammad Sollalau Alaihi wasallam
a.
Seluruh
malaikat bergembira, sementara iblis dan tentaranya menjerit-jerit penuh
penderitaan.
b.
Berhala-berhala
di makkah bertumbangan
c.
Istana kisro
persia yang megah bergoncang hebat hingga 14 tiang berandanya berkeping-keping.
d.
Api persembahan
kaum majusi yang dianggap abadi saat itu padam. Dan orang majusi kaget
ketakutan.
e.
Danau sawat
yang dianggap suci airnya menyusut dan kuil-kuil pemujaan di sekelilingnya
ambruk.
f.
Pohon kurma
yang kering tiba-tiba menjadi subur dan berdaun segar.
Lahirnya Nabi Muhammad pada hari senin bulan Rabi’ul
awwal tahun 1 tahun gajah. Bertepatan 20 april 571 M. 40 tahun kemudian, senin 20 ramadlan nabi sedang mengasingkan diri dari
kebisingan makkah. Berdiam di gua hiro’. Malaikat jibril mendekatinya dengan
kuat-kuat hingga susah bernafas. Malaikat jibril berkata, “bacalah!” sampai 3
kali. Jawab nabi “aku tidak bisa membaca”. Malaikat jibril membacakan dan
ditirukan oleh nabi Muhammad kalam Allah Iqro’ sampai ‘allama bil qolam.
Dia bergetar hebat, alam semesta, batu-batu, gugusan gunung, lembah, padang
pasir, pohon kurma, angin yang berhembus, bintang-bintang dan semua partikel,
semua makhluk yang ada di langit dan di bumi menjadi saksi nabi muhammad
diresmikan dan diangkat sebagai Rosul Allah. Saat itu do’a nabi Ibrohim
terkabul dan kabar gembira yang disampaikan Isa al masih terbukti ada.
Nabi muhammad setelah mendapatkan surat
Nabi muhammad melalui surat
iqro’ menyalakan kembali lentera tauhid yang nyaris padam di atas bumi ini.
Sejak itulah detik demi detik hari demi hari, perjuangan memerdekakan manusia
dari menyembah yang tidak layak disembah untuk menyembah tuhan yang layak
disembah yaitu Allah SWT.
Seruan nabi muhammad sampai ke bizantium
Seruan nabi muhammad
mengguncang kekaesaran hiroqlu, kaesar bizantium saat itu. Sepucuk surat nabi
muhammad yang diantar oleh Dihyah al Kalbi sampai ke tempat hiroqlu (kaesar
bizantium saat itu).
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، مِنْ مُحَمَّدٍ عَبْدِ
اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى هِرَقْلَ عَظِيمِ الرُّومِ: سَلاَمٌ عَلَى مَنِ
اتَّبَعَ الهُدَى، أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أَدْعُوكَ بِدِعَايَةِ الإِسْلاَمِ،
أَسْلِمْ تَسْلَمْ، يُؤْتِكَ اللَّهُ أَجْرَكَ مَرَّتَيْنِ، فَإِنْ تَوَلَّيْتَ
فَإِنَّ عَلَيْكَ إِثْمَ الأَرِيسِيِّينَ ” وَ {يَا أَهْلَ الكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى
كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَنْ لاَ نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلاَ
نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلاَ يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ
اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ}
Bismillahir rahmanir rahiim…
Dari Muhammad, hamba Allah dan
utusan-Nya
Kepada Heraclius, raja Romawi
Keselamatan bagi yang mengikuti
petunjuk, selanjutnya
Saya mengajak Anda dengan seruan
Islam. Masuklah Islam, niscaya Anda akan selamat. Allah akan memberikan pahala
kepada-Mu dua kali. Jika Anda berpaling (tidak menerima) maka Anda menanggung
semua dosa kaum Arisiyin. Katakanlah, “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang)
kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan
kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia
dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain
sebagai tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada
mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada
Allah)”. (QS. Ali Imran: 64).
Sejak itu Hiroqlu
mencari nabi Muhammad lewat kafilah dagang Quroisy yang dipimpin Abu Shofyan.
Terjadilah dialog panjang antara hiroqlu dengan Abu Shofyan yang diabadikan di
dalam shohih bukhori dan hadits muslim. Kaesar Hiroqlu memberi pengakuan bahwa
Muhammad betul-betul seorang yang benar. Ia tidak masuk agama islam sebab takut
kehilangan tahtanya. Hiroqlu berkata kepada Abu Shofyan di akhir dialog itu,
“jika yang engkau katakan itu benar tentu ia akan menguasai bumi ini, ternyata
nabi Muhammad dari golongan kalian. Jika aku bisa menemuinya niscaya aku akan
memuliakan dan membasuh kakinya”. Dan kepada al Kalbi ia mengaku, “aku tau sahabatmu
itu akan diutus dan ditunggu-tunggu kedatangannya dalam kitab suci kami”.
Selain kepada Hiroqlu, nabi Muhammad juga menulis surat kepada raja-raja kecil.
Raja-raja kecil yang mendapat surat dari nabi Muhammad seperti raja Najasi
(etiopia sekarang), raja Muqouqis (raja mesir), Kaesar Kisro (persia) al Haris
Al Ghassani (raja ghassan), Hamzah bin Ali (penguasa yamamah), al Mundir bin Musawwa
(bahroin), raja-raja oman, dan lain-lain.
Terik kota madinah membakar penduduk
saat Rosul mengangkat tangannya zaid bin harisah sebagai panglima perang,
seraya bersabda jika zaid wafat maka ja’far yang mengambil alih, jika ja’far
gugur karena tertebas dua tangannya sehingga dijuluki atthoyyar karena
tangannya berdua menjadi sayap untuk bisa terbang ke penjuru surga, maka Abdullah
bin Rowakhah yang mengambil alih panji-panji itu. Nabi Muhammad mengambil
panji-panji putih dan memberikannya ke Zaid bin Harisah, maka berangkatlah 3000
tentara. Dan di Man’an sebuah perkampungan di syam, Hiroqlu telah menyongsong
dengan 100.000 prajurit bersenjata lengkap, dan 100.000 dari berbagai daerah.
Umat islam mengatakan tidak mungkin 3000 orang melawan 200.000 pasukan bila
bukan bunuh diri. Mereka melapor kepada Rosulullah bila ada tambahan personil
tentara lain atau siasat yang lain. Abdullah bin Rowakhakh memberi semangat, “saudara-saudaraku
demi Allah sesungguhnya sesuatu yang tidak kalian sukai tapi kalian mencarinya
yaitu mati syahid. Maka bangkitlah nanti kita hadapi musuh dengan gagah berani
karena perang itu hanya membawa dua kebaikan, kemenangan atau mati syahid”.
Pertempuran yang sangat dahsyat terjadi di Mu’thah. Zaid bin Harisah memegang panji-panji
kemudian terbunuh. Ja’far bin abi tholib mengambil panji-panji itu tertebas
kedua tangannya, Abu Rowakhah mengambilnya kemudian ia dibunuh pula dan diambil
oleh saifullah Kholid bin Walid yang memegang panji-panji tersebut. Peperangan
itu terus berlangsung hingga Allah menyatakan kemenangan kepada umat islam.
Yang terbunuh dan mati syahid hanya 20 orang, sedang ribuan dari tentara romawi
banyak yang mati. Dua belah pihak mundur, pasukan islam ke Madinah dan pasukan
romawi mundur ke arah barat. Peristiwa itu belum selesai. Itu pertama kali
bizantium melawan islam pada bulan jumadal ula tahun 8 H (agustus 629 M.).
Kemenangan yang kedua mutlak bagi kaum muslimin
18 jumadal ula 857 M/ atau 143 H oleh solahuddin al fatih. (sultan Muhammad
yang agung). Ialah yang menjadi raja pertama yang menguasai seluruh daerah
romawi sampai arabia. Inilah kebenaran hadits dan mu’jizat Rosulullah bahwa Bizantium
akan dikalahkan oleh umat islam.